• “Pusing” The Limit

    “Pusing” The Limit

    Dalam tradisi Gereja Katolik ada hal yang sebetulnya rada bikin miris berkenaan dengan relikwi (peninggalan berupa bagian tubuh atau pakaian orang-orang suci). Mirisnya kenapa? Karena ada nuansa mutilasi! Kepalanya disimpan di mana, kelingkingnya di mana, tidak jadi satu. Biasanya relikwi ini disisipkan di altar, tempat imam mencium altar itu loh. Santo Filipus dan Yakobus yang… Read more

  • Terpaksa Sekolah?

    Terpaksa Sekolah?

    Beberapa kali saya mendapat feedback positif bahwa pembaca mendapat inspirasi setelah membaca refleksi yang saya letakkan dalam blog ini. Ketika feedback itu bermetamorfosa sebagai pujian, saya langsung alert: saya sungguh bersyukur kalau refleksi yang saya tulis ini bermanfaat, tetapi inspirasi tidak berasal dari (tulisan) saya. Ini sama sekali bukan trik untuk dianggap rendah hati (merendahkan… Read more

  • Salam Lebay

    Salam Lebay

    Saya bukan orang Arab tetapi saya jauh lebih senang ungkapan as-salāmuʿalaykum daripada salam lebay yang kerap disodorkan dalam forum-forum formal di negeri ini: salam sejahtera atau syalom. Loh, gimana toh Romo ini? Itu kan justru lebih biblis, lebih Kristiani, bahkan salam sejahtera itu juga disodorkan pada bacaan Injil hari ini? Kok seenaknya bilang itu salam lebay?… Read more

  • Kaku-Kaku Lemes?

    Kaku-Kaku Lemes?

    Sebagian besar pembaca blog ini, kalau survey Facebook tidak abal-abal dan penggunanya tak malu-malu mengakui umur terdekatnya, adalah mereka yang lahir di tahun 70-an sampai awal 90-an. Ini adalah kelompok orang yang nebeng kemudahan yang disodorkan oleh kemajuan teknologi informatika. Ada yang tergopoh-gopoh dalam nebeng di situ karena gaptek, kudet, atau pun katro, tapi ada… Read more

  • Asal Bapak Senang

    Asal Bapak Senang

    Insight hari ini diawali langsung dengan kutipan teks Yohanes: Inilah perintahku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti aku telah mengasihi kamu. Kemarin sudah disodorkan pengertian bahwa perintah untuk mencinta ini tak cukup dimengerti melulu sebagai kewajiban karena cara penghayatan itu tidak mengantar orang pada kegembiraan yang utuh. Harus ada dalam diri orang passion untuk mencinta… Read more

  • Panama Pampers

    Panama Pampers

    Pembaca kiranya tahu fungsi pampers sebagai penampung kotoran yang tak diinginkan menjadi pengganggu kenyamanan bernafas. Kotoran itu pada saatnya akan dibuang bersama pampersnya. Kalau kotoran itu diinginkan, dan kalaupun terpaksa dibuang ya sifatnya sementara saja, pasti bukan sembarang pampers yang dipakai. Sebut saja namanya Panama Pampers. Memang membayar pajak bukanlah aktivitas menarik, apalagi kalau tahu… Read more