Paska Sexy Killers

Yang kemarin saya uraikan panjang lebar sebagai perayaan Paska itu hari ini terangkum dengan satu kata yang dilontarkan oleh seorang siswi SMA di kota kelahiran saya [Untuuuunglah saya tidak menjanjikan hadiah apa-apa untuk mereka yang menjawab pertanyaan secara tepat!]. Pertanyaannya sama seperti yang saya lontarkan kemarin sore: kalau orang merayakan Paska itu, apa toh sebenarnya yang dirayakannya?
Jawaban dari anak SMP cocok seperti dugaan saya: merayakan kebangkitan (Tuhan) Yesus dan dengan itu saya ngecipris mengingatkan umat beriman bahwa yang dirayakannya adalah sesuatu yang kontroversial seperti hasil pilpres tahun ini. Begitulah juga konsekuensinya kalau orang hidup cuma memikirkan ‘perkara-perkara di bawah’: dihiasi aneka kontroversi yang bisa jadi cuma bikin depresi alih-alih menuntun kepada kebenaran hidup. 

Jawaban dari anak SMA di luar dugaan saya: merayakan misteri kebangkitan Yesus Kristus. Saya tidak menduga bahwa ia menyisipkan kata misteri. Meskipun saya bukan guru agamanya, saya ikut bangga karena siswi ini bersekolah di kota kelahiran saya.😂😂😂
Kata itu merangkum apa yang kemarin saya uraikan sebagai pokok iman bukanlah ‘sesuatu yang ada di luar sana’, melainkan ‘sesuatu yang ada di dalam sini’. Artinya, kebangkitan Yesus itu bukan soal peristiwa dua ribu tahun lalu di tanah nun jauh di sana, melainkan soal peristiwa hic et nunc (di sini dan kini) yang dibangun oleh umat beriman, yaitu sejauh mana hidupnya mempersaksikan kebangkitan dan mempersaksikan kebangkitan bukanlah soal kontroversi apakah Yesus itu bangkit atau tidak, bukan juga soal doktrin agama tertentu dan karena itu perayaan Paska terbuka bagi siapa saja.

Ndelalahnya, sudah sejak sebelum berkhotbah, sound system mati, sehingga saya mesti mengeluarkan aji-aji apa itu saya lupa namanya, yang bikin suara saya jadi keras sekali tanpa menggebrak mimbar. Sound system mati terbilang ‘perkara-perkara di bawah’ yang bisa dipecahkan dengan analisis pemecahan masalah, dan memang segera ketemu penyebabnya: trafo yang tak berfungsi. Ini sama sekali bukan misteri dan bisa diselesaikan dengan mudah, tanpa perlu menimbang-nimbang apakah orang mau beriman atau tidak, mau ambil risiko atau tidak, mau mencinta sepenuh hati atau tidak, percaya pada quick count atau tidak.

Percaya akan kebangkitan bukan soal memecahkan kontroversi kebangkitan dan memutuskan benar tidaknya kebangkitan itu, melainkan soal menghidupi kebangkitan yang berlaku bagi semua. Di situlah makna kebangkitannya sendiri terkuak, siapa pun yang hendak dinyatakan bangkit. Kalau makna ini tak terkuak, orang jadi hopeless, seakan-akan sama sekali tak ada yang bisa dibuatnya, saking ruwetnya hidup ini.
Silakan lihat misalnya komentar salah satu presenter kondang negeri ini berkenaan dengan film Sexy Killers (yang versi utuhnya bisa Anda tonton di tautan Youtube ini).

Tak ada seorang pun yang bisa sendirian menyelesaikan persoalan seperti disodorkan oleh video Sexy Killers. Narasi kebangkitan dalam teks hari ini pun menunjukkan hal itu: Maria Magdalena berlari ke komunitasnya. Seberapapun partisipasi orang dalam komunitas beriman itu, makna kebangkitan tak dibangun sendirian, tetapi setiap orang bisa berkontribusi.

Ya Allah, semoga rahmat kebangkitan-Mu memberanikan kami terlibat dalam hidup bersama. Amin.


HARI RAYA PASKA KEBANGKITAN TUHAN
Peringatan Ibu Kartini
21 April 2019

Kis 10,34a.37-43
Kol 3,1-4
Yoh 20,1-9

Posting 2018: Tiga Cinta
Posting 2017: Parade Maido

Posting 2016: Bukan Yesus Yang Mati
 
Posting 2015: Selamat Paska, Jangan Lelah

Posting 2014: Bukan Bukti, melainkan Saksi

2 replies

  1. Selamat Paskah Romo😃😃

    Semoga para pembaca blog ini entah itu agamanya apa, kepercayaannya apa semakin bisa membedakan yg mana dorongan nafsu dan mana gerak hati nurani, dan terpanggil utk memilih jalan yg luhur mulia seberapapun berat konsekuensinya, sehingga brtambahlah suci mereka..

    Amiinn🙏

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s