Dua hari kemarin saya nyepi di tempat yang suara alamnya (binatang, pohon, angin) cukup keras. Syukurlah, di tempat sepi itu kami tidak dilarang menonton film berjudul Intern alias pekerja magang. Bersama bahan-bahan lain untuk nyepi dan teks bacaan utama hari ini, saya meyakini bahwa Anda dan saya bisa berkontribusi pada dunia hanya dengan jalan menjadi diri Anda dan saya sendiri. Pekerjaan, prestasi, kesuksesan kita mungkin menghasilkan aneka reaksi wow dari banyak orang, tetapi yang sungguh nyanthol adalah autentisitas yang mengalir dari kedirian kita.
Autentisitas itu akan memantik hati orang supaya mereka pun mencari autentisitas diri mereka, menemukan apa yang sungguh-sungguh penting dan bermakna bagi hidup mereka sendiri bahkan di tengah perubahan sedemikian cepat. Sebagian perubahan bisa menjadi tanda seberapa autentik hidup seseorang sejauh perubahan itu membawa orang pada sangkan paraning dumadi. Sosok Yesus dari Nazareth yang digambarkan oleh penulis teks bacaan hari ini digambarkan sebagai pribadi yang dapat melakukan aneka perubahan: menyembuhkan orang, membuat mukjizat, mengusir roh jahat, dan sebagainya. Akan tetapi, perubahan yang lebih penting bukanlah bahwa ia secara literal dapat menggandakan roti, mengubah air menjadi anggur, membuat orang sakit jadi sembuh, melainkan bahwa perubahan-perubahan itu menjadi tanda emanuel, Allah beserta kita.
Persoalannya, mana ada diri autentik yang sifatnya statis, yang bikin orang bisa sembarang mengklaim bahwa diri aktualnya itu adalah dirinya yang autentik, yang membuatnya bisa keukeuh ‘suka-suka gua‘? Jangan-jangan, klaim seperti itu justu memberi tanda yang bertentangan dengan emanuel, Allah beserta kita. God knows.
Tuhan, mohon rahmat kepercayaan supaya kami tak terpaku pada tanda heboh di hadapan kami dan mampu melihat kehadiran-Mu dalam dan melalui tanda-tanda itu. Amin.
HARI SENIN PRAPASKA IV
31 Maret 2025
Posting 2021: Pencabut Nyawa
Posting 2020: Nasi Mutěr
Posting 2019: Khawatir Percaya
Posting 2018: Terserah Kaulah, Tuhan
Posting 2017: Mbok Belajar Inklusif Dikit
Posting 2016: Kafir tapi Mikir
Posting 2015: Percaya atau Lihat Dulu?
Posting 2014: Dictum Factum
