Collect moments, not things.
-

Tiramisù
Saya punya keponakan yang sedang getol berbisnis dan dalam perbincangan dengannya terungkap bagaimana dalam bisnis yang dijalaninya itu ada filosofinya; juga dituntut komitmen, manajemen emosi, disiplin, dan seterusnya. Tentu saja filosofi, komitmen, manajemen emosi, dan seterusnya itu ada dalam bisnis lain juga. Yang menjadi pertanyaan saya: apakah filosofi dan seterusnya itu tak dihidupinya sewaktu kuliah,… Read more
-

Anjaaay
Ini sharing masa lalu, sekitar zamannya Dilan, persisnya akhir tahun 80-an. Semua guru, karyawan, dan kebanyakan teman tahu bahwa saya dan beberapa teman lain bercita-cita jadi pastor. Saya bahkan mencita-citakannya sejak kelas tiga SD, dan beberapa dekade kemudian saya sadar bahwa itu bukan cita-cita terdalam saya.🤭 Bahwa sekarang jadi imam, ya terima aja kan?🤣 Kenapa… Read more
-

Selektif
Ada kalanya orang selektif untuk mendengar: hanya mau mendengarkan hal yang ia mau dengarkan. Ini sangat berguna jika lawan bicaranya ternyata ngawur, mabuk, halu dan sejenisnya. Anda tentu masih ingat ungkapan ndhèrèk langkung yang saya singgung beberapa waktu lalu. Setelah sapaan itu meluncur dari mulut saya, saya segera pasang telinga baik-baik, menantikan balasan apa yang… Read more
-

Dominasi
Dua bersaudara yang kadang-kadang ngangěni: com(b)ro dan misro. Yang satu mengandung oncom, yang lain menyimpan lelehan gula jawa yang amis. Nah, kata amis ini dulu bikin saya bermasalah: saya tak doyan misro karena memang saya tak suka sama yang berbau anyir. Akan tetapi, ketika suatu kali saya terpaksa memakannya dan tak mencium aroma anyir sama… Read more
-

Bucin Lagi
Pernah ada seorang imam muda di sebuah gereja yang seakan tidak ingat bahwa dalam tradisi kristiani, diyakini salah satu rasul Yesus itu menjadi pengkhianat. Namanya Yudas Iskariot. Ini nama rasulnya, bukan nama imam muda itu. Entah malam harinya bermimpi apa, ketika pagi hari memimpin perayaan misa, dia dengan sangat yakin menyampaikan pengantar bahwa hari itu… Read more

