Gereja Apa’an

Pesta pemberkatan Basilika Lateran yang dirayakan Gereja Katolik hari ini boleh jadi alasan bagi saya untuk mempersoalkan apa arti Gereja; atau kalau mau terasa bau-bau krèstěn: apa arti Tubuh (mistik) Kristus. Jangan khawatir, saya sudah lupa perkuliahan saya dulu dan saya tidak akan menjawab persoalan yang saya sodorkan sendiri dengan aneka macam teori, tetapi dengan klip video berikut ini.
Karena durasi videonya sudah tujuh menit, saya tak usah bertele-tele ya.

Pokoknya, dengan rujukan klip video itu, saya melihat Gereja sebagai locus atau tempat perjumpaan dengan Allah, Tempat ini tidak pertama-tama merujuk pada ruangan, yang [menurut informasi yang saya terima] adalah GKI Maulana Yusuf di Bandung, tetapi pada suasana yang melingkupi orang-orangnya. Suasana perjumpaan dengan Tuhan dalam kebersamaan dengan siapa pun.
Dengan kata lain, di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama Tuhan, di situlah Gereja. Tentu saja, frase “dalam nama Tuhan” menjadi kunci. Tidak setiap kerumunan yang bikin spanduk dan yel-yel “dalam nama Tuhan” memang berkumpul dalam nama Tuhan.

Klip video itu juga mengingatkan saya pada pemaparan seorang biksu, mohon maaf saya lupakan namanya [saya mah orangnya gitu🤭], yang mengundang siapa saja untuk menimba kedalaman hidup dari Buddhisme tanpa menanggalkan agama yang dipeluknya. Yang Islam semakin Islam, yang Kristen semakin Kristen, dan seterusnya. Dalam perjumpaan seperti itu, dari perspektif kristen, Gereja kelihatan. Barangkali dari perspektif Islam di Indonesia, itu adalah wujud ukkhuwwah islamiyyah sebagaimana dijelaskan Prof. Quraish Shihab: suatu persaudaraan yang dilandasi nilai universal Islam. Hal-hal seperti itu hanya mungkin jika locus perjumpaan tadi dicarikan cantolannya pada hati manusia sendiri, yang dari waktu ke waktu perlu dibersihkan, disucikan.

Tak mengherankan, teks bacaan yang diambil pada pesta pemberkatan Basilika Lateran ini bertutur mengenai kritik Guru dari Nazareth supaya orang merombak hatinya dari pikiran dan perilaku korup.
Tuhan, jadikanlah hati kami seperti hati-Mu yang penuh cinta. Amin
.


PESTA PEMBERKATAN BASILIKA LATERAN
(Senin Biasa XXXII A/2)
9 November 2020

Yeh 47,1-2.8-9.12
1Kor 3,9b-11.16-17
Yoh 2,13-22

Posting 2019: Maulid Nabi
Posting 2018: Jual Beli Tubuh

Posting 2017: Beriman Juga Mikir

Posting 2016: Penista Tuhan

Posting 2015: Gereja Tak Butuh IMB

Posting 2014: Sedang Bikin House atau Home?

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s