Orientasi

Kalau dalam posting Centro kemarin ditunjukkan perlunya acuan kepada liyan untuk menemukan Sang Pusat Kehidupan, bacaan hari ini memberikan narasi bagaimana liyan menuntun orang pada Kebenaran. Liyan itu bisa berupa konjungsi Yupiter-Saturnus yang konon menjelaskan fenomena Star of Betlehem yang terjadi setiap 400 tahun sekali pada rentang masa winter-solstice [tapi sekali lagi, hitung-hitungan itu adalah buah kategori pikiran orang, mesti ada bias atau toleransi jarak seperti GPS]. Liyan itu bisa juga merujuk pada orang lain.

Orang-orang majus dari Timur (orient) jelas tidak menganggap Star of Betlehem sebagai Kebenarannya. Bintang itu cuma memberi orientasi, bukan destinasi. Sayangnya, sebagian orang, termasuk yang mengaku beragama atau bahkan beriman, gemar juga memainkan astrologi sebagai destinasi, bukan rekreasi. Cobalah lihat bagaimana orang percaya ramalan kondisi keuangannya membaik pada minggu ini karena ia berlindung pada Santo Taurus dan di akhir minggu didapatinya saldo tabungan bertambah karena gaji yang sudah sepantasnya dia terima. Mereka yang berlindung pada Santa Libra tidak disebutkan kondisi keuangannya membaik, tapi ya di akhir minggu saldo tabungannya bertambah karena menerima gaji seperti biasa. Hanjuk bédané apa?🥱

Menarik untuk dicermati bahwa Herodes yang didatangi orang-orang majus dari Timur itu menangkap kata “raja orang Yahudi” sebagai destinasi, alih-alih orientasi. Akibatnya, bias kekuasaan membutakannya dari perhatian terhadap sosok raja sesungguhnya. Sosok raja itu, di wilayahnya, hanya dia seorang. Padahal, dia bisa saja belajar dari orientasi “raja” tadi: jelas-jelas akulah raja, mengapa ada sebutan raja bagi orang lain; raja macam apakah itu?
Memang dia meminta orang-orang majus untuk menyelidikinya. Akan tetapi, itu tidak ditujukannya untuk memperluas wawasannya mengenai kekuasaan. Bayi yang disebut raja itu menjadi destinasi ideologi kekuasaannya. Karena itu, mesti dihancurkan supaya dia seoranglah yang jadi raja sejati.

Cara berpikir itu tidak eksklusif milik Herodes. Bahkan, orang Kristen/Katolik pun bisa jadi memperlakukan bayi historis itu sebagai destinasi, alih-alih menatapnya sebagai orientasi untuk mengalami perjumpaan dengan Allah-beserta-kita alias Emanuel. Menyebutnya sih betul Kristus, tapi dalam benaknya cuma ada bayi historis atau manusia Yesus. Ini bikin reaksinya seperti reaksi Herodes: perang! Maka, terjadilah pembunuhan bayi-bayi di wilayah Betlehem sebagaimana dirujuk pada posting Kerapuhan Cinta beberapa hari lalu. Penampakan Tuhan absen di mata orang sejenis Herodes, yang dipenuhi cinta-dirinya.

Tuhan, mohon rahmat keterbukaan hati dan budi supaya kehadiran liyan menjadi orientasi kami untuk menggapai cinta-Mu sebagai destinasi hidup sejati. Amin. 


HARI RAYA PENAMPAKAN TUHAN
Hari Anak Misioner Sedunia
Minggu, 3 Januari 2021

Yes 60,1-6
Ef 3,2-3a,5-6
Mat 2,1-12

Posting 2020: Kapan Terangnya?
Posting 2019: Terancam

Posting 2018: Hidayah AMDG

Posting 2017: Bintangku Bintangmu

Posting 2016: Museum Allah
Posting 2015: Pesta Para Pencari Tuhan

3 replies

  1. 🤔menarik. Para astronom mmg melontarkn gagasan bhw konjungsi planet bs menjd penjelasan ilmiah bintang betlehem. Ada yg menyebut pertemuan jupiter venus. Ada yg menyebut sbg gerhana jupiter di konstelasi ares. Ada yg menyebutnya sbg konjungsi jupiter saturnus. Ada yg menyebut sbg pertemuan jupiter dn regulus. Giotto seniman Itali mengaitkn sbg komet Halley dg lukisan di dinding kapel di Padua, Itali. Btw Rm, ada jg opsi pemikiran lain, bhw kisah bintang bs jd tdk utk memberitahu peristiwa astronomi tertentu. Hanya utk mendukung ttg karakter Yesus, jd lebih bersifat teologis drpd historis. org2 majus datang ke yerusalem dr timur. Bintang itu membawa mereka ke betlehem, di selatan yerusalem. Karenanya, bintang itu berbelok tajam ke kiri. Sec astronomi bintang tdk berbelok tajam. Dn ketika tb di betlehem, bintangnya ckp rendah di langit utk membawa mereka ke rmh/tempat tertentu, bertindak seolah unit GPS kuno. Deskripsi pergerakan bintang diluar dr apa yg mungkin sec fisik utk suatu objek astronomi yg dpt diamati. Just intermezo. Bgmnpun kl dianggap peristiwa astronomi yg terjd sekitar wkt kelahiran, msh tetap menambah takjub 🤩😊🤗

    Like