Frugal

Published by

on

Tahun baru tidak selalu berarti hidup baru karena tahun bukanlah teknologi, yang sangat akrab dengan perkembangan. Mungkin tahun baru identik dengan kebijakan baru. Ada kebijakan yang berlaku 1 Januari 2025, baik diskon listrik maupun PPN 12%. Akan tetapi, apakah kebijakan baru itu identik dengan hidup baru? God knows.

Teks bacaan utama hari ini adalah lanjutan bacaan Malam Natal kali lalu. Ceritanya sederhana: setelah mendengar cerita dari malaikat, para gembala cepat-cepat menjumpai Maria dan Yusuf serta bayi mereka, lalu berceritalah mereka mengenai apa yang disampaikan malaikat tentang bayi itu. Semua terpukau keheranan, dan Maria menyimpan perkara itu dan menimbang-nimbangnya dalam hati.

Apa yang kiranya disimpan dan ditimbang Maria? Ya mboh, tapi jika Anda dan saya dalam situasi seperti itu, apa lagi yang mau ditampung dalam benak selain kejadian luar biasa yang melingkupi hidup kita? Bagaimana mungkin Allah yang mahabesar itu hadir lewat sosok nan lemah, yang nasibnya pun terlunta-lunta sejak dalam kandungan? Mengapa hal dahsyat itu mesti merasuk dalam kesederhanaan, penderitaan, ketersingkiran, pengabaian, dan sejenisnya?

Saya harap Anda tidak terburu-buru pergi kepada refleksi teologis yang berujung pada keyakinan bahwa Yesus itu adalah Putra Allah. Saya tidak hendak menyangkalnya, tetapi terburu-buru ke sana membuat Anda kehilangan koneksi dengan kenyataan hidup, dan mungkin berakibat Anda terjerembab pada kenaifan yang memicu fanatisme agama belaka.

Mari simak bagaimana Maria menyimpan dan merenungkannya dalam hati. Nama Yesus tidak disebut di awal kisah. Baru di akhir disebutkan bahwa bayi itu dinamai Yesus, nama yang rupanya sudah disepakati Maria ketika sembilan bulan sebelumnya berjumpa dengan malaikat Tuhan. Nama itu berarti ‘yang menyelamatkan’ dan, jika disambungkan dengan perkara yang disimpan dan direnungkan oleh Maria, ‘yang menyelamatkan’ itu hadir dalam kesederhanaan, bukan dalam kekuatan dan kekuasaan yang mendominasi orang banyak.

Barangkali, frugal lifestyle bisa jadi alternatif hidup baru untuk kenaikan PPN dan diskon tarif dasar listrik; mungkin saja frugal living jadi pilihan hidup baru di tengah ancaman PHK dan bisnis yang menyertai makan gratis. Btw, frugal sendiri bukan barang baru. Mayoritas guru rohani di seluruh dunia mengajarkan gaya frugal ini: supaya setiap orang berkomitmen pada skala nilai, skala prioritas, yang lebih sustainable daripada gaya individualis, konsumtif, korupsi, kolusi, nepotisme, dan seterusnya.

Bunda Maria, bantulah kami untuk menemukan identitas diri kami yang dapat menyelamatkan kehidupan dari aneka rongrongan budaya kematian di sekeliling kami. Amin.


HARI KEDELAPAN OKTAF NATAL
Hari Raya Santa Maria Bunda Allah
Rabu, 1 Januari 2025

Bil 6,22-27
Gal 4,4-7

Luk 2,16-21

Posting 2023: Berkah 2023
Posting 2021: Tuhan Baru
Posting 2020: Manusia Rahim

Posting 2019: Bukan Tahun Baru

Posting 2018: Hidup Baru

Posting 2017: Damai Aja Bang

Posting 2016: Tahun Haram

Posting 2015: Pernah Serius Mikir?

Previous Post
Next Post